Seorang pria Yahudi Ortodoks ditusuk
di jalan kota Strasbourg Prancis oleh seorang penyerang yang disebutkan
meneriakkan slogan Islam.
Seorang sumber polisi mengatakan korban memakai pakaian khas orang Yahudi. Kondisinya disebutkan tidak akan menyebabkan kematian.
Polisi setempat mengatakan bahwa serangan tersebut "tidak terkait dengan terorisme".
Menurut sumber polisi yang dikutip kantor berita AFP, terduga penyerang menderita gangguan jiwa.
Alexandra Gonzalez, wartawan kejahatan saluran TV digital Prancis BFMTV, mengirim cuitan yang mengatakan jiwa pria tersebut tidak dalam keadaan bahaya.
Dia juga mengutip sebuah sumber yang dekat dengan penyelidikan yang mengatakan "tidak ditemukan alasan anti-Yahudi".
Banyak warga Yahudi tinggal di Strasbourg. Selama beberapa tahun terakhir, mereka menjadi sasaran milisi Islamis di Prancis.

0 comments: