Michael Phelps telah menumbangkan
rekor Olimpiade berumur 2.000 tahun dengan melewati 12 gelar
perseorangan yang dipegang Leonidas dari Rhodes, Yunani.
Phelps mendapatkan 22 medali emas Olimpiade, sembilan di antaranya dari nomor estafet. Pada gelar perseorangan dia baru saja mengalahkan atlet terbesar dunia kuno.
Leonidas dari Rhodes bertanding di empat Olimpiade kuno berturut-turut, pada tahun 164 SM, 160 SM, 156 SM dan 152 SM. Di masing-masing pesta olahraga ini dia memenangkan tiga lomba yang berbeda.
Atlet yang memenangkan tiga cabang Olimpiade dikenal dengan nama triastes.
Hanya terdapat tujuh triastes dan Leonidas adalah satu-satunya yang dikenal mendapatkan gelar tersebut lebih dari satu kali.
Tambahan lagi, dia berusia 36 tahun pada Olimpiade keempat yang diikutinya, lima tahun lebih tua daripada Phelps saat ini.
Ketiga cabang yang dimenangkannya adalah stadion, sprint 200 meter; diaulos, dua kalinya stadion dan hoplitodromos, atau lomba memakai baju baja yang lebih jauh jaraknya.
Berbeda dengan sebagian besar lomba lari yang dilakukan telanjang, lari berb
aju baja mewajibkan peserta memakai pakaian perang yang berat, kemungkinan terdiri dari helm baja, penutup dada, lutut dan tameng dari tembaga dan kayu.
"Lari pada semua cabang berturut-turut adalah suatu kelebihan," kata kurator senior British Museum, Judith Swaddling.
"Setelah meninggal, dia dipuja seperti dewa di Rhodes, tambahnya.
Dia juga masuk dalam sastra Yunani. Sastrawan Pausanias menggambarkannya sebagai seorang "pelari paling terkenal".
Patungnya di Rhodes menyatakannya "Dia secepat Tuhan" dan inilah hal yang harus dikalahkan Phelps.

0 comments: