Seorang pria yang wajib lapor polisi
24 jam sebelum berhubungan seks, kalah dalam pertempuran hukum untuk
mengupayakan dicabutnya pembatasan itu.
O'Neill berdalih pernyataannya telah disalahpahami, tetapi polisi berpendapat dia menimbulkan risiko kepada masyarakat umum.
Hakim Distrik Adrian Lower mengatakan ketentuan yang 'susah dijalankan' akan diubah.
O'Neill terutama memperjuangkan dicabutnya persyaratan 'tidak proporsional' untuk menyampaikan pemberitahuan sehari sebelum melakukan kontak seksual dengan pasangan baru.
Betapa pun, hakim mengatakan bukti-bukti yang disampaikan O'Neill selama sidang membuatnya 'semakin khawatir.'
"Saya melihat dia menjadi individu yang sia-sia, manipulatif dan sok, yang berusaha meyakinkan saya bahwa hitam sebenarnya adalah putih," katanya.
Hakim Lower juga menyebut bahwa O'Neill menampilkan 'perilaku narsis.'
Berbicara setelah sidang, O'Neill, yang mewakili dirinya sendiri di pengadilan, mengatakan: "Jelas saya tidak tahu apa yang dulu saya lakukan."
Setelah apa yang dia sebut sebagai 'hari yang sepenuhnya memalukan,' ayah dua anak ini mengatakan, dia berharap perubahan ketentuan mengenainya akan memungkinkannya mencari pekerjaan.
"Saya jadi tunawisma, tidak bisa bekerja, tidak bisa mendapat tunjangan sosial. Dan saya harus kembali ke masyarakat juga."
'Seks yang brutal'
O'Neill dibebaskan dari dakwaan pemerkosaan di Pengadilan Teeside Crown, November tahun lalu, tapi setelah juri dibubarkan, hakim menyebutnya 'individu yang sangat berbahaya.'Polisi Yorkshire Utara (NYP) kemudian menerapkan ketentuan berdasarkan pernyataan yang dilontarkannya kepada para praktisi kesehatan.
Selama sidang Jumat (19/8), dipapar rincian pengakuan praktisi kesehatan, antara lain bahwa ia mencekik seorang perempuan hingga pingsan dan 'terus berpikir' untuk membunuh perempuan itu.
Polisi mengatakan, hakim telah menggambarkan "dengan sangat jelas bahwa O'Neill menimbulkan risiko serangan seksual."
Disebutkan, polisi akan bekerja sama dengan pengadilan untuk 'melindungi masyarakat dari risiko tindakan O'Neill."
Ketentuan baru akan disepakati pada sidang tanggal 22 September.

0 comments: