Ulama radikal yang tersohor di
Inggris dinyatakan bersalah karena mengajak orang-orang mendukung
kelompok yang menyebut diri negara Islam atau ISIS, laporan terbaru
menyebutkan.
Dan banyak orang yang mencoba melakukan pelanggaran teror berat yang terpengaruh pidato-pidatonya.
Kepala unit kontraterorisme Inggris sudah menghabiskan 20 tahun untuk membawa Choudary ke pengadilan agar dia dan organisasinya dinyatakan terlarang, karena meradikalisas kaum muda.
Choudary dan orang kepercayaannya, Mohammed Mizanur Rahman, didakwa dengan satu pelanggaran pidana, yaitu meminta bantuan untuk ISIS antara 29 Juni 2014 sampai 6 Maret 2015.
Dia juga pernah menjadi juru bicara di Al-Muhajiroun, sebuah organisasi yang terkait dengan puluhan tersangka teroris.
Pimpinan organisasi itu, Omar Bakri Muhammad, melarikan diri dari Inggris setelah bom bunuh diri di London pada 7 Juli 2005.
Choudary kemudian menjadi salah satu militan Islam yang berpengaruh di Eropa dan beberapa pengikutnya pergi dari Inggris untuk bertempur di Suriah atau mencoba pergi ke sana.
Di pengadilan terungkap bahwa dalam satu pidatonya pada Maret 2013, jelas Choudary menginginkan Islam 'mendominasi seluruh dunia.'

0 comments: