Militer Turki melancarkan serangan
terhadap kelompok milisi ISIS sebagai bagian dari upaya mengusir anggota
kelompok tersebut dari wilayah perbatasan Turki-Suriah.
Secara keseluruhan, gempuran yang dilakukan selama satu jam dan 45 menit itu melesatkan 224 tembakan.
“Angkatan Bersenjata Turki dan Angkatan Udara Koalisi Internasional telah melancarkan sebuah operasi militer yang bertujuan membersihkan Distrik Jarablus di Provinsi Aleppo dari organisasi teroris Daesh (nama lain ISIS),” sebut pernyataan resmi dari kantor perdana menteri Turki.
Secara terpisah, sumber militer Turki mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa tujuan operasi tersebut adalah “memastikan keamanan perbatasan dan keutuhan teritori Suriah seraya mendukung pasukan koalisi pimpinan AS melawan ISIS.”
Serangan artileri dan pesawat itu merupakan pendahuluan dari pergerakan pasukan darat.
Sejumlah tank dilaporkan telah melaju di daerah perbatasan. Pasukan elite Turki juga disebut-sebut telah berada di wilayah Suriah.
Bahkan, sebanyak 1.500 personel pemberontak Suriah sokongan Turki dilaporkan menunggu di perbatasan untuk ambil bagian dalam operasi militer ke Jarablus.
Dekat perbatasan Suriah, militer Turki juga menghantam pasukan Suriah Kurdi sehingga mereka tidak mengisi kekuasaan jika ISIS hengkang dari wilayah tersebut.
Turki menuding ISIS adalah biang keladi di balik serangan bom yang menewaskan 54 orang pada sebuah pesta pernikahan di Gaziantep, pada Sabtu (20/8).

0 comments: