Lebih dari satu dekade, Starbucks Coffee, perusahaan kopi terbesar di dunia, delapan puluh persen mendatangkan kopi jenis Arabika dari Gayo untuk kebutuhan dunia.
Festival internasional di 'surga kopi Indonesia'
Friday, June 3, 2016
Siapa yang tak suka kopi? Minuman wajib di sela-sela obrolan ringan
hingga andalan ketika kantuk menerjang di kantor. Di Aceh, kami
mengintip sebuah festival yang mungkin menarik bagi Anda.
Aceh, salah satu surga kopi di Indonesia, menjadi tuan rumah gelaran festival makanan dan kopi pada 10-12 Mei 2016.
Kopi Aceh terkenal tak hanya di dalam negeri tapi juga di pasar dunia, khususnya Arabica Gayo dan kopi Robusta.
Para ahli kopi mengatakan, kopi yang ditanam para petani di dataran
tinggi Aceh, disebut memiliki cita rasa khas. Itulah sebabnya, sejak
awal, kopi ini telah diekspor ke berbagai negara, utamanya ke Amerika
Serikat dan beberapa negara Eropa.
Selain kopi, festival ini juga menyediakan makanan tradisional kuah
beulangong, sejenis gulai dengan daging kambing dan nangka muda yang
dimasak dalam belanga.
Festival internasional yang berlangsung di Lapangan Blang Padang, Kota
Banda Aceh ini juga menampilkan sejumlah kuliner tradisional lain dan
kompetisi memasak.
Lebih dari satu dekade, Starbucks Coffee, perusahaan kopi terbesar di dunia, delapan puluh persen mendatangkan kopi jenis Arabika dari Gayo untuk kebutuhan dunia.
Minum kopi sambil mengobrol di kedai sudah menjadi tradisi di Aceh,
hingga larut malam warung kopi masih hidup dengan obrolan-obrolan dalam
secangkir kopi.
Lebih dari satu dekade, Starbucks Coffee, perusahaan kopi terbesar di dunia, delapan puluh persen mendatangkan kopi jenis Arabika dari Gayo untuk kebutuhan dunia.


0 comments: