Para jaksa Prancis mengumumkan
identitas sosok kedua dalam penyerangan gereja yang menewaskan seorang
pastor, pada Selasa (26/07).
“Setelah uji DNA, teroris itu dapat dikenali dengan nama Abdel Malik Nabil Petitjean,” ujar seorang sumber di dalam kantor kejaksaan Prancis.
Sebelumnya, aparat Prancis telah mengumumkan identitas orang pertama, yaitu Adel Kermiche, 19 tahun. Jaksa penuntut umum Francois Molins mengatakan bahwa Kermiche sempat ditangkap dua kali pada tahun lalu ketika berusaha mencapai Suriah.
Kedua temaja itu ditembak mati oleh aparat di luar Gereja Saint-Etienne-du-Rouvray, pinggiran Kota Rouen. Namun, mereka sudah terlebih dulu menyandera dan membunuh Pastor Jacques Hamel, 86 tahun.
Molins menuturkan, kedua penyerang membawa “alat ledak tiruan yang dibungkus lembaran alumunium” bersama senjata tangan ketika mereka memasuki gereja Katolik itu.
Kantor berita yang memiliki kaitan dengan ISIS, Amaq, memberitakan "dua tentara ISIS" melakukan penyerangan.

0 comments: